POSTINGAN RECEH!


Mengapa ada banyak mimpi kita yang tidak tercapai? 

Karena kita suka menunda-nunda.
Mengapa kita suka menunda-nunda?
Karena kita ingin langsung mengerjakan yang besar. 
Akibatnya, kita akan seperti berdiri di depan sebuah gunung. 
Rasanya kita terlalu kecil, gunung itu terlalu tinggi untuk kita daki. Melelahkan! Mustahil kita capai!


Langkah Pertama adalah yang Tersulit


“Seribu langkah dimulai dengan satu langkah kecil“ demikian kata pepatah kuno. 

Tidak ada orang yang hanya bermalas-malasan, yang hanya menunggu peluang muncul di depan matanya, menunggu disuapin, menunggu pertolongan besar datang, lalu tiba-tiba..... tadaaaamm... dia melakukan lompatan besar. Tidak ada!

Apa yang orang sebut sebagai “sebuah lompatan besar”, yang kita lihat adalah lompatan besarnya saja. 
Kita melihatnya hanya ketika lompatan besar itu sudah terjadi. 

Kita tidak melihat ratusan bahkan mungkin ribuan lompatan-lompatan kecilnya. 
Kita tidak melihat jatuh bangunnya dia sebelumnya. 

Ini seperti olahragawan yang "tiba-tiba" terkenal karena fotonya beredar di media sosial sambil dia mencium bendera negaranya dan medali emas Olympiade. 

Itu bukan tiba-tiba. 

Yang kita lihat hanya foto itu. 

Kita tidak melihat latihan beratnya, diet ketatnya, saat-saat dia merasa putus asa namun bangkit lagi. 

Saat-saat ketika dia gagal dan kalah berkali-kali dalam pertandingan-pertandingan jauh sebelumnya. 

Ketika belum ada seorang pun yang mengenal namanya.

Mulailah!


Kita akan merasa berat dan kelelahan bila kita memandang puncak gunung itu. Atau bila memikirkan seribu langkah besar, atau membayangkan sebuah lompatan besar.

Namun, otak kita akan lebih mudah menerima bila kita mulai dengan yang kecil. 
Yang receh-receh. 

Ketika kita merasa "itu terlalu besar untuk dicapai". Pecahkan itu menjadi bagian-bagian kecil. 
Lalu bagi lagi menjadi recehan-recehan. 
Dan mulailah kerjakan hal paling receh yang bisa kamu kerjakan!

Untuk kamu yang baru pemula, 
Atau
kamu yang selalu punya ide besar di angan-angan namun gak satupun yang mendarat, 
Mulailah dengan yang recehan. 

Biar receh, yang penting mulai aja dulu!! 

Lebih baik kita memulai kerjakan 10 hal yang receh-receh, daripada tidak mengerjakan apa pun karena merasa pasti akan sia-sia meloncat untuk sampai ke puncak gunung.  

Lebih baik kamu memulai dengan membuat postingan receh, daripada terus-menerus hanya menjadi follower! 


Nanti dalam perjalanan, ketika kita sudah terbiasa, ketika kecepatan kita sudah stabil, ketika kapal sudah tidak oleng lagi, baru kita belajar melihat mana yang prioritas mana yang terutama, terpenting, dan ter-urgent.

Ambil Pensil dan Kertas


Mulailah daftarkan langkah-langkah apa yang perlu kamu kerjakan. 

Bisa mulai dari puncak piramida ke bawah. 
Atau dari bawah ke puncak. 

Daftarkan semuanya. Baik yang bisa kamu kerjakan, maupun yang tidak. 
Yang pakai modal, juga yang tidak. 

Setelah itu kelompok-kelompokkan, mana yang bisa kau kerjakan sekarang, hari ini, dengan apa yang kamu punya. 

Lupakan mimpi besar itu


Lupakan mimpi besar itu! Tundukkan kepalamu dan kerjakan recehanmu. 

Nanti ketika kau lelah, dan merasa tidak berguna,
angkat kepalamu dan pandang lagi mimpi besarmu itu. 
Dan.... jangan jangan jangan pernah menyerah!